Skip to content
Tedi Hadiana Duta Teknologi Babel
Guru Pemimpi Guru Pemimpi

Berbagi Mimpi dan Inspirasi

Home
  • Home
  • Kimia Asyik
  • Rumah Pendidikan
  • LMS
  • belajar.id
  • IPAS 23-24
  • IPAS 24-25
  • Projek IPAS PM
  • IPAS 25-26
Guru Pemimpi
Guru Pemimpi

Berbagi Mimpi dan Inspirasi

Adaptif & Engaging E-learning, Inovasi Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pendidikan Jarak Jauh

Admintedi, December 16, 2023December 16, 2023
Disarikan dari pidato Pengukuhan Guru Besar Prof. Herman Dwi Surjono, M.Sc., M.T., Ph.D., pada 1 April 2015, Universitas Negeri Yogyakarta
Sumber Video : https://youtu.be/PKFBwheZymY?si=wtpztjsOXkOuO71U

 

Salah satu indikator keberhasilan suatu bangsa dalam pembangunan dibidang pendidikan terlihat dari seberapa banyak persentase penduduknya yang mengenyam pendidikan. Perbandingan jumlah peserta didik pada jenjang tertentu dengan jumlah penduduk pada kelompok usia yang sesuai disebut dengan angka partisipasi kasar (APK). APK untuk pendidikan tinggi di Indonesia menurut data BPS masih termasuk kecil, yakni 23% pada tahun 2013. Pemerintah melalui Kemendikbud berusaha untuk meningkatkan APK tersebut paling tidak hingga 35% di tahun 2015 ini, dan 60% pada tahun 2045 nanti. Beberapa cara telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan APK pendidikan tinggi, antara lain: (1) peningkatan daya tampung perguruan tinggi, (2) penambahan jumlah PTN, (3) pemberian beasiswa bagi calon mahasiswa yang tidak mampu. Usaha peningkatan APK tersebut tentunya tidaklah mudah karena daya tampung perguruan tinggi juga terbatas, jumlah lulusan SMA dan SMK pada tahun 2014 adalah 2,8 juta sedangkan daya tampung perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia hanyalah sekitar 50%. Dengan demikian akumulasi lulusan SMA dan SMK yang tidak tertampung di perguruan tinggi tiap tahunnya semakin bertambah.

Solusi yang memungkinkan untuk meningkatkan APK adalah penyelenggaraan pendidikan jarak jauh (PJJ). Sistem PJJ memiliki fleksibilitas tinggi dan daya jangkau luas, melintasi ruang waktu budaya, dan sosial ekonomi. Sistem PJJ memberikan akses pendidikan bagi siapa saja di mana saja dan kapan saja. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan Pasal 118 dinyatakan bahwa PJJ merupakan pendidikan jarak jauh untuk meningkatkan perluasan dan pemerataan nasib pendidikan serta meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan. Oleh karena itu karakteristik PJJ sebagaimana dijelaskan dalam pasal 3 dari Permen Nomor 19 tahun 2013, bersifat terbuka, mandiri, tuntas, terpadu serta menggunakan teknologi informasi dan teknologi pendidikan. Jadi PJJ adalah proses pembelajaran yang terencana, terdapat keterpisahan antara pendidik dan peserta didik, memerlukan rangsangan instruksional khusus, menggunakan teknologi untuk berkomunikasi, dan memerlukan administrasi khusus.

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang pesat, telah mendorong munculnya inovasi pemanfaatan teknologi dalam PJJ. Perkembangan ini terjadi karena keunikan fiturnya yang sangat dalam. Sistem ini memungkinkan pengguna dapat memilih mata kuliah, waktu, dan kecepatan sesuai dengan kebutuhan individu sementara mereka berada di tempat yang jauh dari lembaga penyelenggaranya. Namun sampai saat ini masih saja dijumpai permasalahan dalam sistem dan penyelenggaraan PJJ, yakni yang berkaitan dengan kualitas pemerataan akses, efisiensi dan efektivitas. Sistem e-learning yang ada sekarang hanya mampu menyajikan bahan ajar yang sama untuk semua pengguna tanpa mempertimbangkan karakteristik pengguna dengan gaya belajar dan pengetahuan awal yang berbeda-beda, sehingga peserta didik tidak bisa belajar secara optimal melalui e-learning tersebut karena materi yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhannya.

Salah satu inovasi yang dapat dilakukan agar sistem penyelenggaraan PJJ menjadi semakin baik adalah pengembangan sistem e-learning yang bersifat adaptif dan engaging. Bersifat adaptif artinya bahwa e-learning yang dibuat bisa menyesuaikan dengan latar belakang peserta didik, mempertimbangkan karakter, gaya belajar, dan pengetahuan awal. Bersifat engaging artinya e-learning yang menarik dan memikat pengguna untuk selalu datang. Ketika e-learning yang bersifat adaptif dan engaging ini dapat diwujudkan, maka peserta didik akan melaksanakan pembelajaran dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan. Dua cara yang dapat dilakukan untuk menghadirkan engaging dalam PJJ adalah dengan memanfaatkan media sosial dalam sistem e-learning yang ada, kemudian mengkombinasikan PJJ dengan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan proporsi yang tepat.

Inovasi Pendidikan Inovasi Pendidikan

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post terbaru

  • Pertemuan Kedua MGMP Proyek IPAS: Belajar Bersama, Tumbuh Bersama
  • IPORTEK PjBL: Praktik Baik Integrasi Portofolio Elekronik dalam Projek IPAS
  • Yuk, Bentuk Generasi Emas Indonesia dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat!
  • Berpikirlah Mendunia Walaupun Hidup Di Pulau Kecil
  • Adaptif & Engaging E-learning, Inovasi Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pendidikan Jarak Jauh

Komentar

  1. Admintedi on Yuk, Bentuk Generasi Emas Indonesia dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat!
  2. Rangga Alfiano on Yuk, Bentuk Generasi Emas Indonesia dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat!
  3. Admintedi on Asal Mula Guru Pemimpi
  4. Dedi Sulaiman on Asal Mula Guru Pemimpi
  5. Dedi Sulaiman on Asal Mula Guru Pemimpi

Arsip

  • September 2025
  • January 2025
  • December 2023
  • November 2023

Kategori

  • Informasi
  • Inovasi Pendidikan
  • Inspirasi
  • Pembuka

©2026 Guru Pemimpi | WordPress Theme by SuperbThemes